Teknologi Monitor dalam Perkembangannya


  Teknologi informasi sudah berkembang dengan sangat pesat. Jika di amati, setiap satu dekade, terjadi perkembangan yang cukup signifikan dari teknologi informasi. Dimulai dari era akuntansi (tahun 1950), lalu ke era operasional tahun 1960), era informasi yang dimulai pada tahun 1970 (denghan skalalokal) hingga teknologi informasi dengan skala global yang dimulai pada awaltahun 1990-an, teknologi informasi telah mengalami berbagai perubahan yang signifikan. Pada saat ini, teknologi informasi telah merambah berbagai sisi-sisi kehidupan masyarakat tanpa membeda-bedakan kasta dan status sosial dari masyarakat, teknologi kini tidak lagi diklasifikasikan sebagai barang secondary tapi sudah merupakan sesuatu yang bersifat primary dan “wajib” di miliki dan di fahami oleh setiap masyarakat.
  Permasalahan yang terjadi saat ini adalah, masyarakat (dalam skala pasif) masih belum mampu mengakses teknologi informasi secara langsung walau dalam skala kecil. Hal inilah yang menjadi kendala utama dalam perkembangan teknologi secara umum. Selain permasalah tersebut diatas, teknologi informasi juga saat ini adalah suatu yang mutlak dimiliki dan diterapkan oleh setiap perusahaan, instansi dan lembaga dalam siklus kehidupan kerjanya. Pada kenyataan bahwa kelompok yang menguasai dunia adalah kelompok yang menguasai teknologi informasi didasarkan pada uraian tersebut diatas maka kami di sini mencoba menerangkan salah satu perangkat keras yang ada pada komputer yang merupakan sangat penting untuk diketahui secara umum yaitu tentang pengenalan teknologi monitor. 
A. SEJARAH
Monitor merupakan interface terpenting yang menghubungkan manusia dan PC. Pada tahun 1938 saat komputer pertama beroperasi, monitor sudah berusia 83 tahun. Pengembangannya masih tetap berlangsung sampai saat ini.
Perkembangan monitor komputer yang digunakan saat ini sebenarnya terbagi dua fase. Fase pertama pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman, yang bernama Heinrich Geibler, ia merupakan bapak dari monitor tabung. Lalu 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan. Teknologi tabung, sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan.
Selama ini, banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu Osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi atau layar radar. Pada tahun yang sama, Joseph John Thomsonmenemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung.
Monitor Cathode Ray Tube (CRT) pertama dikembangkan untuk menerima siaran televisi. Milestone-nya adalah tabung televisi pertama dari Wladimir Kosma Zworykin pada tahun 1929, lalu di lengkapi lagi menjadi full electronic frame rate oleh Manfred von Ardenne pada tahun 1930, dan pengembangan tabung sinar katoda pertama yang dapat direproduksi oleh Allen B. Du Mont pada tahun 1931.
Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar.
Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 x 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor ini sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil. Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720×350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160×200 sampai 640×200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640×350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows.
Semua jenis monitor ini menggunakan digital video – TTL signals dengan discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki.
Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah Personal Computer menjadi nyata. VGA dan generasi-generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan continuous voltage dan continuous range pada pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpencar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Dengan perkembangannya yang sangat pesat, saat ini terdapat tiga jenis teknologi monitor. Ketiga golongan teknologi tersebut adalah Cathode Ray Tube (CRT), Liquid Crystal Display (LCD) dan Light Emitting Diode (LED).
1. Cathode Ray Tube
Teknologi Tabung Brown (CRT Display) ditemukan pada tahun 1897, akan tetapi teknologi ini baru diadopsi sebagai penerima siaran televisi pada tahun 1926. Sejarah penemuan teknologi CRT sudah lebih dari 100 tahun dan memiliki kualitas gambar yang sangat bagus. Akan tetapi teknologi ini mempunyai satu kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat maka semakin besar pula tabung yang digunakan.
Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap.
Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.
2. Liquid Crystal Display (LCD)
Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpencar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel.
Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 : 1. Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang.
Liquid Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpencar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. Yang ditemukan pakar Botani Austria bernama Rjeinitzer pada tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.
Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:
  • Polaroid belakang
  • Elektroda belakang
  • Plat kaca belakang
  • Kristal Cair
  • Plat kaca depan
  • Elektroda depan
  • Polaroid depan
Elektroda dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi. Dari sisi harga, monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tetapi akhir-akhir ini kelemahan tersebut sudah mulai di atasi dengan teknik anti aliasing.
3. Light Emitting Diode (LED)
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.
Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat berpencar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.
B. JENIS – JENIS MONITOR
Monitor tak lepas dari adanya warna. Semua pasti membutuhkan warna agar dapat menarik untuk dilihat. Monitor adalah perangkat output yang paling sering digunakan jika kita ingin berintaraksi dengan mesin/komputer. Monitor menghasilkan output visual yang dapat menarik para penikmatnya dengan baik bila warna yang ditampilkan serasi antara yang satu dengan yang lainnya. Keberadaannya monitor di dalam dunia teknologi ataupun untuk kebutuhan lain memang sangat dibutuhkan. Monitor banyak kita gunakan pada beberapa kebutuhan pada jaman sekarang yaitu pada saat melakukan pekerjaan menggunakan perangkat komputer, menonton TV. Untuk lebih jelasnya dalam cara kerja monitor bisa kita lihat dibawah.
Jika berbicara monitor, tentu kita mengenal yang namanya pixel dan resolusi. Resolusi itu merupakan suatu ukuran pada monitor yang ditentukan dari jumlah pixel pada layat monitor tersebut. Misalnya sebuah monitor memiliki resolusi 1024×846, nah angka-angka tersebut mewakili jumlah pixel yang dapat ditampilkan di layar. Apa sih pixel? Pixel adalah titik-titik kecil yang membentuk gambar yang ditampilkan dalam monitor, kependekan dari “picture elements”. Semakin tinggi resolusi monitor, detail gambar yang terlihat akan semakin detail. 
Monitor CRT
           Prinsip kerja monitor CRT (Cathode Ray Tube) adalah elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memencarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.
Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpencar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpencar secara temporer.
Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpencar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.
Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpencar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya kita dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atawa monitor.
Tentunya dari awal terciptanya monitor hingga saat ini sudah sangat banyak perkembangannya. Karena ketika dahulu monitor pertama kali diciptakan tentunya tidak memiliki kualitas gambar sebaik sekarang, dikarenakan pixel yang dimiliki dahulu kala tidaklah seperti saat ini.
Sejumlah riset mengindikasikan bahwa ekspos berlebihan monitor pada mata dapat menyebabkan penurunan kualitas penglihatan. Hal ini disebabkan oleh radiasi sinar elektron pada tabung gambar monitor atau televisi tabung. Hal ini tentunya akan mejadi indikasi bahwa jika kita terlalu lama di depan monitor CRT akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan.
Image
Monitor LCD
Tetapi saat ini sudah ada teknologi baru yang siap menggantikan tabung gambar sebagai alat tampilan visual. Yaitu teknologi LCD (Liquid Crystal Display), yang memungkinkan perampingan dimensi dan pemangkasan bobot peranti display monitor. Selain itu, teknologi yang satu ini disebut-sebut akrab bagi kesehatan penggunanya.
Cara kerja monitor LCD tentunya berbeda dengan monitor CRT, karena dengan teknologi LCD kita tidak lagi menggunakan tabung gambar. Sehingga secara fisik monitor LCD akan lebih ramping dari pada monitor CRT.
Secara sederhana LCD (Liquid Crystal Display) terdiri dari dua bagian utama. yaitu Backlight dan Kristal cair. Backlight sendiri adalah sumber cahaya LCD yang biasanya terdiri dari 1 sampai 4 buah, berteknologi seperti lampu neon. Lampu Backlight ini berwarna putih. Lalu bagaimana caranya LCD bisa menampilkan banyak warna ? Disinilah peran dari kristal cair. Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda. Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan.
Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu. Kristal cair dapat berubah sudutnya. Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna. Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus, sehingga di layar akan tampil warna hitam. Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.
Image
Ini adalah dua kategori tampilan utama kristal cair:
  • Matriks pasif LCD bergantung pada transistor untuk setiap kolom pixel, sehingga menciptakan suatu grid yang mendefinisikan lokasi dari setiap pixel. Warna ditampilkan oleh sebuah pixel ditentukan oleh listrik yang berasal dari transistor pada akhir baris dan bagian atas kolom. meskipun monitor matriks pasif yang murah untuk memproduksi, mereka memiliki sudut pandang sempit. Kerugian lain adalah bahwa mereka tidak “refresh” pixel sangat cepat. (Refresh rate dijelaskan secara lebih rinci nanti dalam pelajaran ini). Jika Anda memindahkan pointer terlalu cepat, tampaknya disapper, efek yang dikenal sebagai submarining grafis animasi dapat muncul buram di monitor pasif matriks.Layar matriks paling pasif sekarang menggunakan dual-scan teknologi LCD, yang memindai piksel dua kali lebih sering. Submarining grafis dan kabur kurang toroublesome dari mereka sebelum teknik dual-scan dikembangkan.
  • Matriks aktif teknologi LCD memberikan transistor untuk setiap pixel, dan setiap pixel dihidupkan dan dimatikan secara individual. Enanchement ini memungkinkan piksel untuk refresh jauh lebih cepat, sehingga submarining tidak masalah. menampilkan matriks aktif menggunakan transistor film tipis (TFT) teknologi, yang empolys sebanyak empat transistor per pixel. Saat ini, komputer kebanyakan notebook TFT menampilkan fitur.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Setiap teknologi baik itu yang baru maupun yang lama tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu juga dengan monitor CRT dan LCD. Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan masing-masing monitor.
Image
Kelebihan Monitor CRT
  • Warna lebih akurat dan tajam
  • Resolusi monitor fleksibel
  • Perawatan mudah, jika rusak dapat di servis
  • Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle
  • Harga lebih murah
Kekurangan monitor CRT
  • Konsumsi listrik yang cukup besar
  • Bergantung pada refreshrate
  • Radiasi lebih besar
  • Rentan distorsi, glare dan flicker
  • Dimensi besar dan berat
Image
Kelebihan monitor LCD
  • Karakter bright yang nyaman dimata serta bebas distorsi
  • Tidak bergantung pada refreshrate
  • User frendly
  • Hemat listrik
  • Ukuran yang ringkas, ringan serta lebih keren
Kekurangan monitor LCD
  • Viewing angle terbatas, colour depth terbatas dan gradasi warna kurang
  • Tampilan gambar baik hanya di resolusi native-nya
  • Response time dan ghosting
  • Warna kurang akurat.
  • Harga lebih mahal, perlu perawatan ekstra hati-hati dan dead pixel
Monitor LED
Kemudian setelah LCD ada teknologi baru selanjutnya yakni LED. LED adalah teknologi hebat berikutnya untuk layar monitor, yang memungkinkan hasil visual yang lebih baik dari pada hasil visual yang sudah ada sebelumnya. LED diklaim adalah sumber pencahayaan yang stabil, akan menampilkan pencahayaan yang bebas kedip, sehingga ideal untuk tayangan jangka panjang juga akan meningkatkan kenyamanan untuk mata kita.
Disamping itu teknologi LED juga memungkinkan tampilan seketika pada saat monitor dihidupkan dan mampu menghemat daya lebih baik dibanding LCD.
LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya, emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phosporus, Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula. Pada saat ini warna-warna cahaya LED yang banyak ada adalah warna merah, kuning dan hijau, harganya setengah lebih mahal dari monitor LCD.
LED menggunakan cahaya pancaran diode (light emitting diode) sebagai sumber cahaya televisi. LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang berwarna-warni. Warna hitam akan menajdi benar-benar hitam, bukan hitam abu-abu, dan warna LED lebih realistic dibandingkan televisi LCD. Televisi LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh rate yang tinggi.
D. CARA KERJA
Prinsip kerja monitor konvensional, monitor CRT (Cathode Ray Tube), sama dengan prinsip kerja televisi yang berbasis CRT. Elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memencarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.
Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpencar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpencar secara temporer. Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpencar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.
Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpencar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya Belia dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atau monitor.
Cara kerja monitor LCD tentunya berbeda dengan monitor CRT, karena dengan teknologi LCD kita tidak lagi menggunakan tabung gambar. Sehingga secara fisik monitor LCD akan lebih ramping dari pada monitor CRT. Dan bagaimana caranya LCD bisa menampilkan banyak warna ?, disinilah peran dari kristal cair. Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda. Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan.
E. JENIS LAIN MONITOR
Sementara CRT dan monitor panel datar adalah jenis yang paling sering digunakan dalam sistem layar PC, ada jenis lain monitor. Ini menampilkan menggunakan teknologi khusus dan memiliki kegunaan spesifik:
  • Kertas putih display kadang-kadang digunakan oleh desainer dokumen seperti spesialis desktop publishing, koran atau majalah compositors, dan orang lain yang membuat dokumen berkualitas tinggi dicetak. tampilan kertas putih menghasilkan kontras yang sangat tinggi antara latar belakang putih pada monitor dan teks yang ditampilkan atau grafis, yang biasanya muncul dalam hitam. Versi LCD layar kertas putih yang disebut menampilkan halaman putih. menampilkan halaman putih memanfaatkan teknologi khusus, yang disebut supertwist, untuk menciptakan kontras yang lebih tinggi.
  • Menampilkan electroluminescent (ELDs) yang simila untuk monitor LCD tetapi menggunakan sebuah film yang berpendar diadakan antara dua lembar kaca. grid kawat mengirimkan arus melalui film untuk membuat gambar.
  • Menampilkan plasma diciptakan oleh mengapit gas khusus (seperti neon atau xenon) antara dua lembar kaca. saat gas listrik melalui grid elektroda kecil, bersinar. Dengan contolling jumlah tegangan diterapkan di berbagai titik pada grid, setiap titik bertindak sebagai pixel untuk ditampilkan gambar.
F. MEMBANDINGKAN MONITOR
Jika Anda perlu membeli monitor, pergi belanja perbandingan sebelum melakukan pembelian. Mencari monitor yang menampilkan grafis dengan baik dan mudah pada mata Anda, memungkinkan Anda untuk bekerja lebih lama dan lebih nyaman. Sebuah monitor yang buruk dapat mengurangi produktivitas Anda dan bahkan dapat menyebabkan kelelahan mata.
Ketika belanja untuk melihat, monitor pertama di layar penuh teks dan memeriksa crispness huruf, terutama di dekat sudut-sudut layar. Pada monitor CRT standart, permukaan layar melengkung, menyebabkan un sudut. Dalam beberapa monitor murah, distorsi ini dapat mengganggu monitor LCD, mereka menghilangkan masalah ini.
Selanjutnya, menampilkan gambar dengan Anda kenal dan melihat wheter warna tampak akurat. Jika mungkin, menghabiskan waktu berselancar di World Wide Web untuk menampilkan berbagai jenis halaman. Bahkan jika monitor terlihat baik untuk itu Anda membeli memikirkannya mail, Anda perlu memeriksa beberapa spesifikasi. Berikut ini adalah yang paling penting:
  1. Ukuran
  2. Resolusi
  3. Refresh rate
  4. Dot pitch
UKURAN
Sebuah ukuran monitor mempengaruhi seberapa baik Anda dapat melihat gambar. Dengan monitor yang lebih besar, Anda dapat muat lebih dari mereka di layar. Monitor measdured diagonal, dalam inci, di bagian depan layar. Sebuah monitor 17-inci ukuran 17 inci dari kiri bawah ke sudut kanan atas thbe. Namun, sebenarnya melihat monitor CRT daerah yang, porsi monitor menampilkan gambar yang benar-benar lebih kecil ukuran tha monitor overal. Area tampilan dari layar panel datar akan tampak agak lebih besar dari area tampilan monitor CRT berukuran comparably. Iklan aturan praktis, membeli monitor terbesar yang Anda mampu.
RESOLUSI
Resolusi merujuk pada ketajaman atau kejelasan dari suatu gambar. resolusi monitor adalah determinand dengan jumlah piksel pada layar, yang dinyatakan sebagai matriks. lebih banyak piksel dapat menampilkan monitor, resolusi yang lebih tinggi dan lebih jelas gambar nya muncul. Sebagai contoh, resolusi 640 x 480 berarti bahwa ada 640 pixles muncul. Karena resolurion sebenarnya ditentukan oleh kontroler video tidak oleh monitor itu sendiri kebanyakan monitor dapat beroperasi pada resolusi berbeda.
Image
Ada berbagai standar untuk resolusi monitor. Video Graphics Array (VGA) standar 640 x 480 piksel. Super VGA (SVGA) standar memperluas resolusi ke 800 x 600 dan 1024 x 768. Hari ini, hampir semua warna monitor dapat diatur untuk resolusi lebih tinggi. Pengaturan yang lebih tinggi tidak selalu lebih baik, namun, karena mereka dapat menyebabkan objek pada layar tampak terlalu kecil, sehingga kelelahan mata dan menyipitkan mata.
REFRESH RATE
Sebuah monitor refresh rate adalah jumlah kali per detik bahwa senjata elektron memindai setiap piksel pada layar. Refresh rate penting bedcause titik fosfor cepat memudar setelah pistol elektron tuduhan mereka dengan elektron. Jika layar tidak segar cukup sering, tampak berkedip, dan berkedip merupakan salah satu penyebab kelelahan mata mian. Refresh rate diukur dalam Hertz (Hz), dari dalam siklus per detik. Ini berarti bahwa jika monitor refresh rate 100 Hz, maka refresh ITD pixles 100 kali setiap detik.
Ketika membeli monitor, mencari satu dengan refresh rate 721 Hz atau lebih tinggi. Refresh rate yang tinggi dapat membantu Anda menghindari kelelahan mata. Perhatikan bahwa beberapa monitor memiliki refresh rate yang berbeda untuk resolusi yang berbeda. Pastikan refresh rate yang memadai resolusi yang akan Anda gunakan.
DOT PITCH
Spesifikasi penting terakhir dari warna adalah dot pitch, jarak antara titik-titik berwarna seperti fosfor dari piksel yang berdekatan. Dengan kata lain, Anda mengukur dot pitch monitor. Dot pitch diukur sebagai fraksi milimeter (mm), dan pitches dot dapat berkisar dari 0,15 mm (sangat halus) untuk .40 mm atau lebih tinggi (kasar). Sebagai aturan umum, semakin kecil dot pitch, gambar lebih halus dan lebih rinci akan muncul pada monitor.
Dot pitch (kadang-kadang disebut garis lapangan, lapangan stripe, lapangan fosfor, atau pixel pitch) adalah spesifikasi untuk tampilan komputer, printer komputer, pemindai gambar, atau lainnya berbasis pixel perangkat yang menggambarkan jarak, misalnya, antara titik (sub -pixel) dari warna yang sama pada bagian dalam layar tampilan. Dalam kasus pitch layar warna titik adalah ukuran dari ukuran triad ditambah jarak antara triad.
Dot pitch dapat diukur dalam satuan linier, biasanya milimeter, dengan sejumlah kecil berarti jarak dekat, atau di titik per unit linier, misalnya untuk titik-titik per inci, dengan jumlah yang lebih besar berarti jarak dekat. Jarak dekat umumnya menghasilkan gambar yang lebih tajam (karena ada lebih banyak piksel di daerah tertentu). Namun, faktor lainnya dapat mempengaruhi kualitas gambar, termasuk:
  • Metode pengukuran tidak didokumentasikan, rumit oleh ketidaktahuan umum dari keberadaan beberapa metode.
  • Spasi piksel bervariasi di seluruh area layar (misalnya, meningkat dibandingkan dengan sudut pusat).
  • Berbeda geometri piksel.
  • Resolusi layar yang berbeda ketika mencoba untuk menilai kualitas gambar.
  • Sesak fokus berkas elektron dan tujuan (dalam CRT).
  • Aspek rasio yang berbeda.
Image

G. ERGONOMI DAN MONITOR
Teknologi monitor dengan tabung CRT ini ditengarai memiliki banyak pengaruh buruk bagi kesehatan penggunanya. Sejumlah riset mengindikasikan bahwa ekspos berlebihan monitor pada mata dapat menyebabkan penurunan kualitas penglihatan. Hal ini disebabkan oleh radiasi sinar elektron pada tabung gambar monitor atau televisi tabung.
Tapi manusia menemukan teknologi baru yang siap menggantikan tabung gambar sebagai alat tampilan visual. Yaitu teknologi LCD (Liquid Crystal Display), yang memungkinkan perampingan dimensi dan pemangkasan bobot peranti display monitor. Selain itu, teknologi yang satu ini disebut-sebut akrab bagi kesehatan penggunanya. Jika bekerja terlalu lama di depan layar monitor tetap saja dapat mempengaruhi kesehatan, seperti mata lelah, nyeri punggung, bahu dan leher.
Sama seperti keyboarding terlalu banyak atau teknik impoper mengetik dapat menyebabkan cedera tangan atau pergelangan tangan, waktu terlalu banyak pada monitor dapat membahayakan penglihatan Anda. Melindungi berarti penglihatan Anda memilih jenis kanan monitor dan menggunakannya dengan benar.
  • Kelelahan Mata
 Kelelahan mata di salah satu masalah yang paling sering dilaporkan berhubungan dengan komputer, tetapi juga salah satu yang paling mudah dihindari. Kelelahan mata pada dasarnya adalah kelelahan mata, yang disebabkan oleh focusingon yang poitn yang sama terlalu lama. Ketika Anda melihat obyek yang sama (seperti amonitor) terlalu lama, otot mata menjadi tegang.
Pikirkan bagaimana Anda akan merasa lengan jika Anda memegang mereka langsung kami untuk beberapa menit. Bahu dan lengan atas akan segera mulai sakit dan merasa lemah, akhirnya Anda akan harus beristirahat lengan Anda, atau setidaknya mengubah ramuan mereka. Jenis yang sama hal terjadi pada kelelahan mata.
Image
Para ahli mengatakan bahwa kelelahan mata tidak menimbulkan risiko jangka panjang untuk penglihatan, tetapi dapat menyebabkan sakit kepala. Hal ini juga dapat mengurangi produktivitas Anda dengan membuatnya lebih sulit untuk berkonsentrasi pada pekerjaan Anda.
Untungnya, Anda dapat mengambil beberapa langkah untuk mengurangi kelelahan mata saat menggunakan komputer, yaitu:
  • Pilih monitor yang memegang gambar stabil tanpa berkedip. Dot pitch harus tidak lebih besar dari 0,28 mm dan refresh rate harus minimal 72 Hz.
  • Posisi monitor anda sehingga 2-21/2 meter dari mata, sehingga pusat layar adalah sedikit di bawah tingkat mata Anda. Kemudian miringkan wajah layar itu ke atas sekitar 10 derajat. Sudut ini akan memungkinkan Anda untuk melihat monitor dengan nyaman tanpa menekuk leher Anda. Jika Anda memiliki masalah penglihatan yang membutuhkan lensa korektif, bagaimanapun, tanyakan dokter mata Anda tentang cara terbaik untuk posisi monitor Anda.
  • Tempatkan monitor Anda di mana cahaya tidak mencerminkan dari layar. Jika Anda tidak bisa menghindari refleksi, menggunakan antiglare untuk mengurangi refleksi pada layar.
  • Jauhkan layar Anda bersih.
  • Hindari melihat monitor selama lebih dari 30 menit tanpa istirahat. Saat mengambil istirahat dari monitor mengambil, fokus pada objek pada jarak yang berbeda. Ini adalah ide yang baik untuk hanya menutup mata Anda selama beberapa menit, untuk memberi mereka istirahat.
  • Jangan biarkan mata Anda menjadi kering. Jika kekeringan adalah masalah, mintalah dokter mata Anda untuk meminta nasihat.
Dengan begitu banyak dari kita menggunakan komputer di tempat kerja, komputer ketegangan mata telah menjadi pekerjaan yang berhubungan dengan keluhan utama. Studi menunjukkan bahwa mata saring dan lainnya gejala visual mengganggu terjadi pada 50 sampai 90 persen dari pekerja komputer.
Masalah-masalah ini dapat berkisar dari kelelahan fisik, produktivitas menurun dan meningkatnya jumlah kesalahan kerja, untuk gangguan kecil seperti mata berkedut.
Berikut adalah 10 langkah mudah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi risiko strainkomputer mata dan gejala umum lainnya sindrom visi komputer (CVS):
1. Dapatkan pemeriksaan mata yang komprehensif
Setelah pemeriksaan mata rutin yang komprehensif adalah hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau mengobati masalah visi komputer.
Menurut Institut Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH), pengguna komputer harus memiliki pemeriksaan mata sebelum mereka mulai bekerja pada komputer dan sekali setahun sesudahnya. Selama ujian Anda, pastikan untuk memberitahu dokter mata Anda seberapa sering Anda menggunakan komputer di tempat kerja dan di rumah
2. Gunakan pencahayaan yang tepat
Ketegangan mata seringkali disebabkan oleh terlalu cahaya terang sinar matahari baik dari luar masuk melalui jendela atau dari pencahayaan interior yang keras. Bila Anda menggunakan komputer, pencahayaan ambien Anda harus sekitar setengah cerah seperti yang biasanya ditemukan di kantor-kantor kebanyakan.
Image
Hilangkan eksterior cahaya oleh tirai menutup, nuansa atau tirai. Mengurangi pencahayaan interior dengan menggunakan bola lampu yang lebih sedikit atau tabung neon, atau menggunakan lampu intensitas yang lebih rendah dan tabung. Jika mungkin, posisi monitor komputer Anda atau layar sehingga jendela ke samping, bukan di depan atau belakangnya.
Banyak pengguna komputer menemukan mata mereka merasa lebih baik jika mereka dapat menghindari bekerja di bawah lampu neon di atas kepala. Jika mungkin, matikan lampu neon overhead dalam kantor Anda dan menggunakan lampu lantai yang menyediakan lampu pijar atau halogen tidak langsung sebagai gantinya.
Jika hal ini tidak mungkin, lihat apakah Anda dapat mengganti tabung neon saat ini dengan bola lampu “full spectrum” neon dirancang untuk menjadi lebih mirip dengan sinar matahari alami dan karena itu lebih nyaman ke mata dari lampu neon konvensional.
3. Minimalkan silau
Silau pada dinding dan permukaan selesai, serta refleksi pada layar komputer Anda juga dapat menyebabkan ketegangan mata komputer. Pertimbangkan untuk memasang layar anti-silau pada monitor Anda dan, jika mungkin, cat dinding putih terang warna yang lebih gelap dengan finishing matte.
Sekali lagi, tutup jendela. Ketika cahaya luar tidak dapat dikurangi, pertimbangkan untuk menggunakan kerudung komputer.
Jika Anda mengenakan kacamata, membeli lensa dengan anti-reflektif (AR) lapisan. AR coating mengurangi silau dengan meminimalkan jumlah cahaya yang mencerminkan dari permukaan depan dan belakang lensa kacamata Anda.
4. Meng-upgrade tampilan Anda
Jika Anda belum melakukannya, mengganti lama Anda tabung-gaya memantau (disebut tabung sinar katoda atau CRT) dengan layar panel datar kristal cair (LCD), seperti pada komputer laptop.
Layar LCD lebih mudah pada mata dan biasanya memiliki permukaan anti-reflektif. Kuno layar CRT dapat menyebabkan “berkedip” terlihat dari gambar, yang merupakan penyebab utama ketegangan mata komputer. Bahkan jika ini adalah flicker tak terlihat, masih dapat memberikan kontribusi untuk ketegangan mata dan kelelahan selama kerja komputer.
Komplikasi akibat berkedip bahkan lebih mungkin jika refresh rate monitor kurang dari 75 hertz (Hz). Jika Anda harus menggunakan CRT di tempat kerja, sesuaikan pengaturan tampilan ke refresh rate setinggi mungkin.
Ketika memilih layar panel datar baru, pilih layar dengan resolusi setinggi mungkin. Resolusi terkait dengan “dot pitch” dari layar. Umumnya, menampilkan dengan dot pitch yang lebih rendah memiliki gambar lebih tajam. Pilih layar dengan dot pitch dari .28 mm atau lebih kecil.
Flicker tidak masalah dengan layar LCD, karena kecerahan piksel pada layar ini dikendalikan oleh sebuah “backlight” yang biasanya beroperasi pada 200 Hz. Jika Anda melihat kecepatan refresh lebih rendah (misalnya 60 Hz) mencatat pada layar LCD, jangan khawatir – ini mengacu pada seberapa sering gambar baru diterima dari kartu video, tidak seberapa sering kecerahan piksel layar diperbarui, dan fungsi ini biasanya tidak terkait dengan ketegangan mata.
Akhirnya, memilih layar yang relatif besar. Untuk komputer desktop, pilih tampilan yang memiliki ukuran diagonal layar minimal 19 inci.
5. Menyesuaikan kecerahan dan kontras layar komputer Anda
Sesuaikan pengaturan tampilan pada komputer Anda sehingga kecerahan layar adalah tentang yang sama seperti lingkungan kerja Anda. Juga, menyesuaikan pengaturan layar sehingga ada kontras tinggi antara karakter dan latar belakang, dan pastikan ukuran teks dan warna yang dioptimalkan untuk kenyamanan.
6. Berkedip lebih sering
Berkedip sangat penting ketika bekerja di depan komputer; berkedip membasahi mata Anda untuk mencegah kekeringan dan iritasi.
Ketika bekerja di depan komputer, orang berkedip lebih jarang – sekitar lima kali lebih sedikit dari normal, menurut penelitian.
Air mata menguap lapisan mata yang lebih cepat selama jangka non-berkedip fase dan ini dapat menyebabkan mata kering. Juga, udara di lingkungan kantor banyak yang kering, yang dapat meningkatkan seberapa cepat air mata Anda menguap, menempatkan Anda pada risiko lebih besar untuk masalah mata kering.
Jika Anda mengalami gejala mata kering, tanyakan pada dokter mata Anda tentang air mata buatan untuk menggunakannya sepanjang hari.
Adapun pelumas tetes mata dengan tetes diformulasikan untuk “mendapatkan yang merah.” Yang terakhir ini memang bisa membuat mata Anda terlihat lebih baik – mereka mengandung bahan yang mengurangi ukuran pembuluh darah di permukaan mata Anda untuk “memutihkan” mereka. Tapi mereka tidak harus diformulasikan untuk mengurangi kekeringan dan iritasi.
Untuk mengurangi resiko mata kering selama menggunakan komputer, cobalah latihan ini: Setiap 20 menit, berkedip 10 kali dengan menutup mata seolah-olah jatuh tertidur (sangat lambat). Ini akan membantu membasahkan mata Anda.
7. Latihan mata Anda
Penyebab lain strain komputer mata fokus kelelahan. Untuk mengurangi risiko melelahkan mata Anda dengan terus-menerus berfokus pada layar Anda, terlihat jauh dari komputer Anda setidaknya setiap 20 menit dan menatap sebuah objek yang jauh (setidaknya 20 meter jauhnya) setidaknya selama 20 detik. Beberapa dokter mata menyebutnya “aturan 20-20-20.” Melihat jauh melemaskan otot fokus di dalam mata untuk mengurangi kelelahan.
Latihan lain adalah untuk melihat jauh pada obyek selama 10-15 detik, kemudian menatap pada sesuatu yang dekat selama 10-15 detik. Kemudian melihat kembali pada objek yang jauh. Lakukan ini 10 kali.
Latihan ini mengurangi risiko kemampuan mata Anda fokus untuk “mengunci” (suatu kondisi yang disebut spasme akomodatif) setelah lama kerja komputer.
Kedua latihan ini akan mengurangi risiko Anda dari ketegangan mata komputer. Juga, ingatlah untuk sering berkedip selama latihan untuk mengurangi risiko yang berkaitan dengan komputer mata kering.
8. Ambil waktu istirahat
Untuk mengurangi risiko Anda untuk sindrom komputer visi dan leher, punggung dan nyeri bahu, sering-seringlah beristirahat selama hari kerja komputer Anda.
Banyak pekerja mengambil hanya dua menit istirahat 15-dari komputer mereka sepanjang hari kerja mereka. Menurut sebuah studi terbaru NIOSH, ketidaknyamanan dan ketegangan mata secara signifikan berkurang ketika pekerja komputer mengambil empat tambahan lima menit “mini-break” sepanjang hari pekerjaan mereka.
Dan ini tambahan istirahat tidak mengurangi produktivitas pekerja. Kecepatan entri data secara signifikan lebih cepat sebagai akibat dari istirahat ekstra, sehingga output pekerjaan dipertahankan meskipun pekerja telah 20 menit tambahan waktu istirahat setiap hari.
Selama istirahat komputer Anda, berdiri, bergerak dan meregangkan lengan, kaki, punggung, leher dan bahu untuk mengurangi ketegangan dan kelelahan otot. Periksa toko buku lokal Anda atau berkonsultasi klub kebugaran Anda untuk saran pada pengembangan urutan cepat Anda dapat melakukan latihan selama istirahat dan setelah bekerja untuk mengurangi ketegangan di lengan, leher, bahu dan punggung.
9. Modifikasi workstation Anda
Jika Anda perlu melihat ke belakang dan balik antara halaman cetak dan layar komputer Anda, ini dapat menyebabkan ketegangan mata. Tempatkan halaman ditulis pada salinan berdiri berdekatan dengan monitor.
Cahaya salin berdiri dengan benar. Anda mungkin ingin menggunakan lampu meja, tapi pastikan tidak memancar ke mata Anda atau ke layar komputer Anda.
Postur tubuh yang tidak benar selama kerja komputer juga memberikan kontribusi untuk sindrom visi komputer. Sesuaikan workstation anda dan kursi ke ketinggian yang tepat.
Pembelian mebel ergonomis untuk memungkinkan Anda untuk posisi layar komputer Anda 20 sampai 24 inci dari mata Anda. Tengah layar Anda harus sekitar 10 sampai 15 derajat di bawah mata Anda untuk posisi nyaman kepala dan leher.
10. Pertimbangkan kacamata komputer
Untuk kenyamanan terbesar di komputer Anda, Anda mungkin manfaat dari memiliki mata Anda profesional perawatan memodifikasi kacamata resep untuk membuat gelas komputer disesuaikan. Hal ini terutama berlaku jika Anda biasanya memakai lensa kontak, yang mungkin menjadi kering dan tidak nyaman selama bekerja komputer yang berkelanjutan.
Gelas komputer juga adalah pilihan yang baik jika Anda mengenakan lensa bifocal atau lensa progresif, karena lensa ini umumnya tidak optimal untuk jarak ke layar komputer Anda.
  • Bidang Elektromagnetik
Bidang elektromagnetik yang dibuat selama generasi, tranmisi, dan penggunaan frekuensi rendah daya listrik. Bidang-bidang ini ada di dekat jalur listrik, peralatan listrik, dan setiap peralatan yang memiliki motor listrik. Perdebatan telah berlangsung selama bertahun-tahun apakah bidang elektromagnetik dapat dikaitkan dengan cnacer. Kesimpulan bervariasi tergantung pada studi dan kriteria yang digunakan, tetapi banyak orang tetap yakin bahwa bidang elektromagnetik menimbulkan ancaman kesehatan dari beberapa jenis.
Bidang elektromagnetik memiliki komponen listrik dan komponen magnetik. Dari dua, medan magnet meningkatkan masalah kesehatan karena mereka dapat penerate berbagai jenis bahan. Bidang tersebut, bagaimanapun, kehilangan kekuatan cepat dengan jarak. Untuk mengurangi paparan Anda untuk bidang elektromagnetik, mengambil langkah-langkah berikut:
  • Ambil waktu istirahat jauh dari komputer.
  • Duduk lengan panjang menjauh dari unit sistem, memantau, dan peralatan lainnya.
  • Jika posibble, menggunakan layar panel datar, yang tidak memancarkan bidang elektromagnetik.
H. MONITOR TEKNOLOGI TERBARU
Beberapa waktu yang lalu produsen LCD TV mengeluarkan produk baru yang cukup mengesankan yaitu LED TV. Rupa-rupanya produk dengan teknologi LED (Light Emitting Diode) ini akan segera diikuti juga oleh produsen monitor komputer untuk menggantikan teknologi menggunakan LCD (Liquid Crystal Display). Sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya teknologi LCD monitor mengantikan teknologi CRT (Cathode-Ray Tube) monitor yang dianggap boros energi dan kurang ramah lingkungan. Demikian halnya dengan LED monitor ini diharapkan memberi perubahan terhadap penggunaan energi yang makin hemat dan ramah terhadap lingkungan hidup manusia yang dari hari kehari semakin memburuk. Banyak keunggulan yang dihasilkan oleh LED monitor dibandingkan dengan LCD monitor, diantaranya adalah :
Kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna dibandingkan dengan LCD monitor. Selama ini LCD monitor banyak dikeluhkan oleh pengguna komputer yang bekerja sebagai desainer grafis, yaitu kemampuan gambar yang dihasilkan oleh LCD tidak sehalus gambar yang dihasilkan oleh CRT monitor. Nah hal inilah yang diperbaiki oleh LED monitor, sehingga nantinya seorang desainer grafis bisa memilih LED monitor sebagai media kerjanya. Kedalaman warna yang lebih tinggi dibandingkan LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya.
Kontras Rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor, misalnya sampai dengan 1.000.000 : 1
tidak menggunakan bahan–bahan yang berbahaya bagi lingkungan, salah satunya tidak lagi menggunakan bahan elektronik yang mengandung mercury.
Karena menggunakan LED, dipastikan tidak menghasilkan flicker (kedip) lebih sering (diistilahkan sebagai “flicker free”)

Pencahayaan yang dihasilkan oleh LED lebih stabil dibandingan dengan LCD, sehingga kestabilan cahaya dan warna, serta ketajamannya bisa terjaga selama monitor digunakan.
Konsumsi energi yang digunakan lebih sedikit (40 % lebih hemat) dibandingkan dengan LCD monitor yang masih menggunakan lampu fluorescent sebagai pemancar cahaya.
Umur lampu LED lebih lama atau mempunyai masa pakai yang lebih lama dibandingkan LCD monitor. LED monitor dibandingkan dengan LCD monitor akan mempunyai berat yang lebih ringan, disamping itu ketebalannya akan lebih tipis juga.
Setelah kita melihat begitu pesatnya perkembangan LCD, sekarang kita dapat saksikan perkembangan FDP terbaru yang boleh kita katakan sebagai Flat Panel Display Masa Depan. Kenapa FDP terbaru ini kita namakan FDP Masa Depan ? Karena 5-10 tahun yang akan datang mungkin Teknologi LCD akan digantikan posisinya oleh FDP Masa Depan ini. FDP Masa Depan ini berbasis active matrix berteknologi Organic Light Emitting Diode (OLED).
Monitor Light Emitting Diode
Image
I. GAMBAR
Image
Image
ImageImage
Previous
Next Post »

BOOKING SEKARANG JUGA !!!