Mengapa Sulit Berhenti Bermain Facebook ?



Mengapa sulit berhenti bermain Facebook? Mungkin ini alasannya STOP BERMAIN FB!! Ungkapan tersebut ternyata tidak mudah untuk dilakukan. Untuk siapapun  yang memang ingin berhenti bermain Facebook (FB), seringkali akan menemukan banyak kesulitan. Seperti penjelasan secara ilmiah yang sitemukan oleh Para ilmuwan tentang semua jawaban kenapa pengguna FB yang sudah berniat tersebut kerap hasilnya NOL BESAR. Lalu apa alasan Sulit Berhenti Bermain Facebook?
Seperti dikutip media Economictimes, Senin (1/6/2015), beberapa para ilmuwan yang berasal dari University of California, Los Angele (UCLA), AS, mengungkapkan waktu manusia tengah beristirahat, maka otak mereka tersebut lagi bersiap untuk jadi seorang ‘sosialita’. Malahan, salah satu studi yang dikeluarkan oleh “Journal of Cognitive Neuroscience” tersebut menyatakan apabila waktu manusia dalam keadaan kondisi istirahat otak mereka lagi mempersiapkan untuk bisa fokus terhadap fikiran orang lain maupun melihat dunia pada lensa sosial.
Pada salah satu percobaan yang berlangsung di UCLA, para peneliti memperlihatkan foto dari sekitar 21 responden yang sengaja dilacak pada aktivitas otak mereka dengan memakai metode fMRI (pencitraan resonansi magnetik fungsional). Hampir semua foto memperlihatkan orang lakukan tindakan dalam pengaturan sosial juga mengekspresikan emosi tertentu.
Pada satu set diantara 40 foto, maka gambar dipasangkan dengan sebuah keterangan yang mencerminkan terhadap kondisi mental manusia. Set yang kedua hasilnya, foto mempunyai gambar yang sangat identik, namun dengan keterangan yang hanya menggambarkan terkait apa saja yang orang kerjakan.
Jadi, walaupun FB mungkin tak sengaja dirancang dengan prefrontal cortex dorsomedial pada pikiran manusia, namun sebuah jaringan sosial disinkronkan kepada otak manusia. “Waktu pengguna ingin berhenti untuk akses FB, maka jaringan otak yang muncul ialah sama dengan jaringan yang dipakai waktu melihat melalui Facebook TImeline dan hal tersebut terjadi pada responden kita” tandas Matthew Lieberman, salah seorang profesor psikologi dari UCLA.
Previous
Next Post »

BOOKING SEKARANG JUGA !!!